Pendidikan Sekkau A-82 di Buka Dankodikau

Komandan Komando Pendidikan TNI AU (Dankodikau) Marsekal Muda TNI Wardjoko, selaku Inspektur Upacara membuka Sekolah Komando Kesatuan TNI AU (Sekkau) Angkatan 82, di Kampus Sekkau Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (3/7). Hadir pada acara tersebut Kepala Dinas Administrasi Personel (Kadisminpers) Marsma TNI Sugiarto, Kadispam Marsma TNI Gunpanadi, Waasrena Marsma TNI Muhammad Amin, Kadispenau Marsma TNI Daryatmo dan sejumlah pejabat lainnya.
Dankodikau mengatakan, pada hakekatnya pendidikan Sekkau merupakan investasi sumber daya manusia yang diproyeksikan di masa depan, karena keberhasilan pelaksanaan tugas TNI AU ke depan akan ditentukan oleh para perwira sebagai generasi penerus TNI Angkatan Udara, dan penyelenggaraan pendidikan Sekkau ini, dimaksudkan untuk membekali para perwira siswa agar memiliki pengetahuan dasar Staf dan Komando pada tingkat pelaksana taktis, guna mendukung pelaksanaan tugas di masa depan.
Tantangan tugas TNI AU, kedepan akan semakin berat dan kompleks, untuk itu, para perwira dituntut membekali diri dengan pengetahuan, dan wawasan yang luas serta ketrampilan yang memadai, sedangkan Sekkau merupakan pendidikan pengembangan umum tahap awal, yang senantiasa harus dikembangkan terus, lanjutnya.
Di Kampus inilah, para perwira siswa mendapat kesempatan untuk menyerap berbagai ilmu pengetahuan dan dapat mengaplikasikan dengan tugas dilapangan, serta dapat berinteraksi sesama perwira siswa dengan berbagai disiplin ilmu atau profesi, sehingga akan menjadi bekal dan memperluas wawasan para perwira, guna menghadapi tantangan tugas kedepan tambah Dankodik.
Disamping itu, mengikuti pendidikan Sekkau ini, dapat meningkatkan kualitas pola pikir, pola sikap dan pola tindak, untuk mengantisipasi kemungkinan permasalahan yang akan timbul pada masa mendatang, harapnya.
Pendidikan Sekkau akan berlangsung selama 6 bulan, dan diikuti oleh 150 orang berpangkat Mayor dan Kapten yang terdiri dari 2 TNI AL, 148 TNI AU dan 8 diantaranya Wanita Angkatan Udara (Wara). Pen KodikauPendidikan Sekkau
Ass.salam sejahtera para prajurit TNI, dengan ini saya berpesan agar kesejahteraan para prajurit wajib di tinjau kembali semana halnya kita melihat bakti dari para prajurit TNI yang mati-matian mempertahankan kedaulatan NKRI, jujur saya sangat terharu atas banyaknya kematian para prajurit yang tidak gugur di medan pertempuran contoh halnya akibat kerusakan alutista hampir para prajurit jadi korban,karena klo tidak kita tinjau kedaulatan NKRI untuk ke depan apalah jadinya, kita harus mmelihat para pahlawan kita dulu yang mempertahankan kedaulatan NKRI untuk semua,karena TNI merupakan tulang punggung negara republik indonesia, sekian trmksh. Wassalam
Terima Kasih atas pesan anda.